Tekanan Darah

03 Oktober 2017 - 02:52 WIB

Tekanan Darah   "A Silent Killer"

Apakah Hipertensi ?

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang.

Berapa banyak orang yang mengidap hipertensi?

Menurut data dari World Health Organization (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia tahun 2012 menunjukkan, di seluruh dunia, sekitar 972 juta orang atau 26,4% penghuni bumi mengidap hipertensi dengan perbandingan  26,6% pria dan 26,1% wanita, satu milyar orang di dunia menderita hipertensi.  Hipertensi banyak terjadi pada umur 35-44 tahun (6,3%), umur 45-54 tahun (11,9%), umur 55-64 tahun (17,2%).

Siapa saja yang bisa mengidap hipertensi ?

Semua orang bisa saja mengidap hipertensi tanpa memandang umur dan jenis kelamin ditambah lagi dengan faktor eksternal seperti  merokok, stress, obesitas.

Apa saja tanda dan gejala hipertensi?

Hipertensi dapat menjadi “silent killer” karena gejala yang dirasakan sering tidak timbul, sementara tekanan darah terus meningkat dalam jangka waktu yang cukup lama hingga menimbulkan komplikasi dan penyakit lain bahkan mengakibatkan kematian.

Anda harus waspada bila mengalami gejala-gejala semacam ini :

1) Sakit kepala atau pusing-pusing

2) Kelelahan

3) Nyeri di dada

4) Jantung berdegup tidak beraturan

5) Dada, leher, atau telinga berdenyut-denyut

6) Sesak nafas

7) Hidung berdarah atau mimisan

8) Penglihatan kabur

9) Kebingungan atau linglung

 

Dan komplikasi yang bisa terjadi adalah sebagai berikut:

  1. Stroke dan Kelumpuhan
  2. Penyakit Jantung Koroner
  3. Gangguan Ginjal
  4. Glaukoma
  5. Kematian

Apa yang harus saya lakukan jika mengalami hipertensi ?

  1. Temui dokter anda segera untuk mendapat pengobatan yang tepat.
  2. Minum obat secara teratur dan kendalikan tensi anda.
  3. Hipertensi tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikendalikan dengan disiplin dalam perbaikan pola hidup dan konsumsi obat-obatan yang diberikan kepada anda secara teratur.
  4. Modifikasi gaya hidup dapat dilakukan dengan membatasi asupan garam, menurunkan berat badan, menghindari minuman berkafein, berhenti rokok, dan minuman beralkohol.
  5. Olah raga juga dianjurkan bagi penderita hipertensi, 3-5 x per minggu.
  6. Penting juga untuk cukup beristirahat (6-8 jam) dan mengendalikan stress.

Upaya Menurunkan Hipetensi Anda

  1. Kurangi asupan garam, minuman beralkohol, serta berhenti merokok.
  2. Jika anda mengidap hipetensi:
  • Laksanakan kebiasaan hidup sehat
  • Minum obat yang diberikan dokter secara teratur
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan berkala
  • Jaga berat badan anda
  • Konsumsi makanan sehat
  • Berolahraga