Gejala dan Perawatan Saraf Kejepit

28 Juli 2020 - 11:12 WIB

Apa itu Saraf Kejepit?

Saraf Kejepit dalam bahas medisnya disebut juga dengan Herniated Disc. Kondisi ini sering menyerang punggung yang dapat menyebabkan rasa sakit, mati rasa, atau kesemutan pada satu atau kedua kaki.

Untuk memahami apa itu saraf kejepit dan bagaimana hal itu menyebabkan gejala, ada baiknya untuk terlebih dahulu mempelajari sedikit tentang punggung dan tulang belakang.

Bagian belakang terdiri dari (gambar 1):

  • Vertebra - Tumpukan tulang yang saling bertumpukan seperti tumpukan koin. Masing-masing tulang ini memiliki lubang di tengah. Ketika ditumpuk, tulang membentuk tabung hampa yang melindungi sumsum tulang belakang.
  • Tulang belakang dan saraf - Tulang belakang adalah jalan bagi saraf yang menghubungkan otak ke seluruh tubuh melalui ruas-ruas (vertebra). Saraf bercabang dari sumsum tulang belakang dan lewat di antara vertebra. Dari sana mereka terhubung ke lengan, kaki, dan organ. (Inilah sebabnya masalah di punggung dapat menyebabkan sakit kaki atau masalah kandung kemih.)
  • Cakram (Disc) - Cakram terletak di antara masing-masing vertebra untuk menambah bantalan dan memungkinkan gerakan.
  • Otot, tendon, dan ligamen - Otot, tendon, dan ligamen disebut juga "jaringan lunak" di punggung. Jaringan lunak ini menopang punggung dan membantu menyatukannya.

Cakram yang terletak di antara tulang belakang memiliki cangkang luar yang keras dan pusat seperti jeli. Kulit luar cakram kadang-kadang bisa pecah, menumpahkan bahan jeli di dalamnya. Inilah yang disebut dokter sebagai Herniated Disc atau bahasa awamnya “Saraf Kejepit” .

Cakram yang mengalami Herniasi dapat menimbulkan gejala atau rasa sakit, karena bahan seperti jeli yang keluar darinya dapat mengiritasi saraf di sekitarnya. Lalu, cakram itu sendiri dapat membengkak dan menekan saraf.

Artikel ini akan membahas hanya herniated disc di punggung bawah. Bagian belakang lainnya dapat memiliki herniated disc, tetapi itu jarang terjadi.

 

Apa saja gejala hernia pada punggung bawah?

Tidak selalu herniated disc ini menimbulkan gejala. Ketika si penderita mengalaminya, gejala yang paling umum adalah kesemutan, rasa sakit, atau mati rasa yang menyebar ke bawah satu kaki. Gejala-gejala ini memengaruhi berbagai bagian kaki, tergantung pada cakram mana di punggung bawah yang mengalami herniasi.

 

Apakah saya perlu tes?

Bisa jadi tidak perlu karena banyak orang yang memiliki gejala herniated disc yang membaik dengan sendirinya.

Namun tes pencitraan, seperti MRI atau CT scan, dapat menunjukkan seperti apa jaringan di bagian belakang penderita. Tes-tes ini dapat menemukan lokasi “saraf kejepit” jika ada. Tetapi dokter biasanya tidak menawarkan tes ini sampai seseorang memiliki gejala selama setidaknya 4 hingga 6 minggu.

 

Haruskah saya menemui dokter?

Temui dokter Anda segera jika Anda memiliki:

  • Nyeri punggung baru yang turun ke pangkal paha atau kaki
  • Nyeri punggung atau kaki bersamaan dengan kelemahan kaki atau masalah dalam mengontrol usus atau kandung kemih Anda
  • Masalah yang disebut "foot drop”, yaitu saat Anda sepertinya tidak bisa mengangkat kaki, misalnya, saat berjalan
  • Nyeri punggung atau kaki disertai demam atau gejala lain yang membuat Anda khawatir

 

Bagaimana saraf kejepit dirawat?

Sejumlah kecil orang akhirnya membutuhkan pembedahan untuk mengobati saraf kejepit. Tetapi kebanyakan orang dapat melakukan perawatan yang lebih sederhana, seperti:

  • Konsumsi obat pereda nyeri sesuai anjuran dokter.
  • Konsumsi obat-obatan untuk mengendurkan otot.
  • Suntikan obat-obatan yang membuat mati rasa atau mengurangi pembengkakan.
  • Terapi fisik untuk mengajarkan Anda latihan dan peregangan khusus.
  • Manipulasi tulang belakang, yaitu ketika seseorang seperti ahli terapi fisik atau chiropractor bergerak atau "menyesuaikan" sendi-sendi punggung Anda.
  • Akupunktur, yaitu ketika seseorang yang mengetahui pengobatan memasukkan jarum kecil ke tubuh Anda untuk menghalau sinyal rasa sakit.
  • Pijat atau melakukan rehabilitasi medik.

 

Sumber: Uptodate