Hati-Hati Terlalu Banyak Mengkonsumsi Kalium

18 September 2020 - 10:43 WIB

Apa itu Hiperkalemia?

Hiperkalemia adalah istilah medis jika seseorang terlalu banyak kandungan kalium di dalam darah. Kalium adalah zat yang ditemukan dalam makanan tertentu. Pada orang dengan hiperkalemia, tubuh menahan terlalu banyak kalium. Orang bisa mengalami hiperkalemia jika ginjal mereka tidak berfungsi dengan baik, atau jika mereka minum obat-obatan tertentu.

 

Apa saja gejala Hiperkalemia?

Gejala utama hiperkalemia adalah rasa lemas pada otot. Kelemahan otot biasanya dimulai di kaki dan kemudian menyebar ke tubuh bagian tengah dan lengan. Hiperkalemia juga dapat menyebabkan jantung berdetak terlalu lambat atau terlalu cepat.

 

Apakah ada tes untuk Hiperkalemia?

Ya. Jika dokter Anda mencurigai Anda menderita hiperkalemia, dia akan melakukan tes darah untuk mengukur kadar kalium dalam darah Anda. Anda mungkin juga menjalani tes yang disebut elektrokardiogram atau "EKG". EKG adalah tes yang mencatat aktivitas listrik jantung.

 

Bagaimana cara mengobati hiperkalemia?

Seringkali dokter menangani hiperkalemia dengan merekomendasikan perubahan pola makan atau obat-obatan.

Untuk mengobati hiperkalemia Anda, Anda perlu makan makanan yang memiliki sedikit kalium. Ini berarti Anda perlu makan lebih banyak makanan rendah kalium (di antaranya apel, anggur, pir, jagung, terong, zucchini, ayam, telur, ikan tuna dll) dan lebih sedikit makanan tinggi kalium (di antaranya alpukat, pisang, kelapa, mangga, brokoli, kentang, labu, salmon, susu, minuman berenergi dll). Dokter Anda dapat merujuk Anda ke ahli gizi yang dapat membantu Anda merencanakan makanan yang rendah kalium.

Jika hiperkalemia Anda disebabkan oleh salah satu obat, dokter Anda mungkin juga memutuskan untuk menurunkan dosis obat atau mengalihkan Anda ke obat yang cenderung menyebabkan hiperkalemia.

Jika Anda mengalami hiperkalemia parah, Anda mungkin memerlukan pengobatan untuk menurunkan kadar kalium Anda.

 

Apakah hiperkalemia dapat dicegah?

Jika Anda memiliki penyakit ginjal, Anda dapat mengurangi kemungkinan terkena hiperkalemia dengan mengonsumsi makanan rendah kalium.

 

 

Sumber: Uptodate