Mengapa Sistem Imun pada Masa Kehamilan Berubah-ubah?

05 Mei 2020 - 08:57 WIB

Selama masa kehamilan sistem imun ibu hamil selalu berubah-rubah. Beberapa pendapat mengatakan bahwa hal ini terjadi untuk menghindari ‘serangan janin’. Namun penelitian terbaru yang dilakukan oleh Dr. Brice Gaudilliere dalam Science Immunology menemukan bahwa respons sistem imun yang agresif sangat penting untuk implantasi. Penelitiannya telah menemukan bahwa perubahan sistem imun yang tepat dapat memberikan hasil terbaik bagi ibu dan janin.

Pada 12 minggu awal kehamilan sel-sel kekebalan tubuh membanjiri lapisan rahim dan menyebabkan peradangan, hal ini terjadi agar embrio berhasil menempel pada dinding rahim. Pada 15 minggu berikutnya, sistem kekebalan ibu ditekan untuk memungkinkan sel janin tumbuh dan berkembang. Beberapa sel janin ini memiliki antigen dari ayah yang akan beresiko diserang jika sistem imun agresif. Dan saat mendekati kelahiran sistem imun kembali agresif untuk membantu respons persalinan. Singkat kata, perubahan sistem imun pada masa kehamilan terjadi agar embrio berhasil ditanamkan dan janin dapat berkembang
dengan baik.

Perlu diketahui oleh ibu hamil, dengan sistem imun yang berubah-ubah maka ibu hamil rentan untuk terinfeksi virus dan bakteri. Seperti flu, keracunan makanan dan infeksi saluran kencing. Untuk itu ibu hamil harus memperhatikan beberapa poin berikut untuk tetap bugar dan terbebas dari infeksi virus & bakteri selama masa kehamilan:

  • Menjaga kebersihan

Menjaga kebersihan diri merupakan kewajiban setiap orang, terutama bagi ibu hamil. Mulailah dengan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik, menjaga kebersihan gigi serta menjaga kebersihan organ intim. Untuk mencegah terinfeksi dari virus dan bakteri selama masa kehamilan.

  • Memperhatikan asupan gizi

Pada saat kehamilan ibu hamil membutuhkan asupan asam folat, zat besi, kalsium dan vitamin D yang cukup agar janin dapat berkembang secara optimal. Perbanyak juga mengkonsumsi sayur dan buah serta minum air
putih yang cukup untuk mencegah konstipasi selama masa kehamilan.

  • Olahraga ringan

Hamil bukan sebuah alasan untuk tidak melakukan aktivitas fisik. Olahraga ringan seperti yoga dan renang dapat membantu agar tubuh lebih bugar selama masa kehamilan.

  • Check-up

Konsultasi rutin ke dokter untuk memantau perkembangan janin dan juga kesehatan ibu. Dengan begitu, hal-hal buruk yang mungkin terjadi pada ibu dan janin dapat diantisipasi segera.

 

Diadaptasi dari berbagai sumber:
https://www.medicalnewstoday.com/articles/319257#Immune-system-in-fluxhttps://
www.familyeducation.com/immune-system-pregnancy-step-step-guide