MIgrain Pada Orang Dewasa

19 Agustus 2020 - 08:34 WIB

Migrain adalah jenis sakit kepala yang juga bisa melibatkan gejala lain. Migrain dapat menyerang orang dewasa dan anak-anak. Mereka lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Migrain sering kali awalnya ringan dan kemudian bertambah parah.

 

Apa saja gejala migrain pada orang dewasa?

Gejalanya bisa berupa:

  • Sakit Kepala - Sakit kepala bertambah parah selama beberapa jam dan biasanya berdenyut-denyut. Ini sering mempengaruhi 1 sisi kepala.
  • Mual dan terkadang muntah
  • Merasa sensitif terhadap cahaya dan kebisingan - Berbaring di ruangan yang sunyi dan gelap sering kali membantu.
  • Aura - Beberapa orang memiliki sesuatu yang disebut migrain "aura". Aura adalah gejala atau perasaan yang terjadi sebelum atau selama sakit kepala migrain. Aura setiap orang berbeda, tetapi dalam banyak kasus aura mempengaruhi penglihatan. Anda mungkin melihat lampu berkedip, titik terang, atau garis zig-zag, atau kehilangan sebagian dari penglihatan Anda. Atau Anda mungkin mengalami mati rasa dan kesemutan pada bibir, wajah bagian bawah, dan jari-jari salah satu tangan. Beberapa orang mendengar suara atau telinga berdenging sebagai bagian dari auranya. Aura biasanya berlangsung beberapa menit hingga satu jam dan kemudian hilang, tetapi paling sering berlangsung selama 15 hingga 30 menit.

Wanita yang mengalami migrain dengan aura biasanya tidak bisa minum pil KB. Itu karena mereka dapat meningkatkan risiko stroke.

Banyak orang mendapatkan gejala migrain lain yang terjadi beberapa jam atau bahkan sehari sebelum sakit kepala. Dokter menyebutnya gejala "firasat" atau "prodromal". Mereka mungkin termasuk sering menguap, merasa tertekan, mudah tersinggung, mengidam makanan, sembelit, atau leher kaku.

 

Apakah ada tes untuk migrain?

Tidak. Tidak ada ujian. Tetapi dokter Anda harus dapat mengetahui apakah Anda menderita migrain dengan melakukan pemeriksaan dan mempelajari gejala Anda.

 

Haruskah saya menemui dokter atau perawat?

Ya. Jika Anda merasa mengalami migrain, Anda harus berbicara dengan dokter atau perawat Anda. Anda juga harus menemui dokter atau perawat jika migrain Anda semakin parah atau lebih sering, atau jika Anda mengalami gejala baru.

 

Apakah ada yang bisa saya lakukan untuk mencegah migrain?

Beberapa orang menemukan bahwa migrain mereka dipicu oleh hal-hal tertentu. Jika Anda bisa menghindari beberapa hal ini, Anda bisa menurunkan kemungkinan terkena migrain.

Anda juga dapat membuat "kalender sakit kepala". Di kalender tersebut, tuliskan setiap kali Anda mengalami migrain dan apa yang Anda makan serta lakukan sebelum migrain dimulai. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui apakah ada sesuatu yang harus Anda hindari makan atau lakukan. Anda juga dapat menuliskan obat apa yang Anda minum dan apakah itu membantu atau tidak.

 

Pemicu migrain umum meliputi:

? Stres

? Perubahan hormonal

? Melewatkan makan atau kurang makan

? Perubahan cuaca

? Tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit

? Cahaya terlalu terang atau lampu berkedip

? Minuman beralkohol

? Minuman atau makanan tertentu, seperti anggur merah, keju yang sudah lama disimpan, dan hot dog

 

Jika migrain Anda sering terjadi atau parah, dokter Anda dapat menyarankan cara lain untuk membantu mencegahnya. Misalnya, mempelajari teknik relaksasi dan cara mengelola stres mungkin bisa membantu. Ada juga obat-obatan yang bisa membantu.

Beberapa wanita mengalami migrain sebelum atau selama menstruasi. Obat juga dapat membantu.

 

Bagaimana cara mengobati migrain?

Ada banyak obat berbeda yang dapat membantu mengatasi migrain. Dokter Anda dapat membantu Anda menemukan pengobatan terbaik untuk situasi Anda.

 

Jangan coba mengobati migrain yang sering terjadi dengan obat pereda nyeri tanpa resep dokter. Terlalu sering mengonsumsi obat pereda nyeri tanpa resep ternyata bisa menyebabkan lebih sering sakit kepala.

 

Bagaimana jika saya ingin hamil?

Jika Anda ingin hamil, bicarakan dengan dokter atau perawat Anda sebelum Anda mulai mencoba pengobatan. Beberapa obat yang digunakan untuk mengobati dan mencegah migrain tidak aman selama kehamilan, jadi Anda mungkin perlu mengganti obat sebelum hamil.

Beberapa wanita mengungkapkan bahwa migrain mereka benar-benar membaik selama kehamilan dan menyusui. Ini terkait dengan perubahan hormonal dalam tubuh.

 

Sumber: Uptodate.