Rekomendasi Waktu Mendapatkan Terapi Sejak Sampai Pintu Rumah Sakit dan Dampaknya Bagi Pasien Stroke Iskemik Akut

18 November 2020 - 14:39 WIB

Aktivator plasminogen jaringan rekombinan manusia IV (rt-PA) adalah pengobatan terbaik yang terbukti paling efektif untuk Stroke Iskemik Akut. Manfaat rt-PA lebih baik bergantung pada waktu sejak gejala stroke muncul sampai mendapatkan terapi tersebut. Oleh karena itu, Brain Attack Coalition merekomendasikan bahwa waktu dari Ruang Gawat Darurat hingga dimulainya rt-PA (disebut juga waktu “Pintu ke Jarum” atau “Door-to-Needle”) harus 60 menit atau kurang.

Sebuah penelitian besar baru-baru ini yang diterbitkan di JAMA menegaskan waktu yang lebih singkat untuk terapi trombolitik pada Stroke akut menyebabkan kelangsungan hidup jangka panjang yang lebih baik dan risiko masuk kembali ke rumah sakit yang lebih rendah setelah analisis hasil pasien dilakukan.

Satu tahun setelah episode trombolitik pada pasien Stroke iskemik yang dirawat dengan terapi fibronolitik yang mengalami waktu (door-to-needle) DTN lebih lama dari 45 menit mengalami kasus kematian yang lebih tinggi dan kasus kekambuhan Stroke lebih tinggi daripada mereka yang mendapatkan terapi fibronilitik lebih cepat, Gress Fonarow, MD., dari University of California Los Angeles. Pengobatan tPA yang lebih cepat dikaitkan dengan hasil jangka pendek yang lebih baik, tetapi masih diteliti untuk manfaat jangka panjang, menurut catat Christopher Muth, MD, dari Rush University Medical Center di Chicago dan editor senior JAMA, dalam komentar yang menyertai.

 

DEFINISI PINTU KE JARUM (DTN)
Pintu yang dimaksud di sini dapat berbeda-beda tergantung keputusan dari setiap rumah sakit. Salah satu panduan yang didefinisikan oleh American Heart Association dalam Get With The Guidelines – Stroke (GWTG-Stroke) menggunakan “momen setelah pasien diprioritaskan dan dianggap mengalami stroke”. Ketika pasien memasuki Ruang Unit Gawat Darurat dan mendapat pemeriksaan awal dengan tanda-tanda Stroke, serta pemeriksaan diagnostik, itu akan menjadi momen awal pasien memasuki tahap Pintu (Door).

Waktu Dimulai (Pintu)

  • Untuk pasien yang dirawat di unit gawat darurat: saat pasien pertama kali memasuki pintu fasilitas pertama.
  • Untuk pasien yang sudah berada di rumah sakit pada saat gejala muncul: saat pertama kali berkonsultasi dengan ahli saraf.

Waktu Berhenti (Jarum)

  • Saat bolus intravena dengan rt-PA diberikan asalkan diikuti segera dengan pemberian infus kontinyu.

 

 

Sumber:

  • https://www.ahajournals.org/doi/pdf/10.1161/STROKEAHA.113.001885
  • https://jamanetwork.com/journals/jama/fullarticle/2766614
  • https://www.heart.org/idc/groups/heart-public/@wcm/@mwa/documents/downloadable/ucm_453278.pdf
  • https://worldhealth.net/news/improving-door-needle-time-stroke-patients/