Sadari dan Atasi Sembelit Anda

23 Juni 2020 - 09:33 WIB

Apa itu sembelit?

Sembelit adalah masalah umum yang menyulitkan buang air besar. Pencernaan Anda mungkin:

  • Terlalu padat
  • Terlalu kecil
  • Sulit untuk keluar
  • Terjadi kurang dari 3 kali seminggu

 

Apa yang menyebabkan sembelit?

Sembelit dapat disebabkan oleh:

  • Efek samping dari beberapa obat
  • Pola makan yang buruk
  • Penyakit pada sistem pencernaan

 

Gejala apa lagi yang harus saya perhatikan?

Gejala-gejala ini bisa menandakan masalah yang lebih serius:

  • Darah di toilet atau di kertas toilet setelah buang air besar
  • Demam
  • Penurunan berat badan
  • Merasa lemah

 

Adakah yang bisa saya lakukan sendiri untuk menghilangkan sembelit?

 Ya. Coba langkah-langkah ini:

  • Makan makanan yang memiliki banyak serat. Pilihan yang baik adalah buah-buahan, sayuran, jus prune, dan sereal.
  • Minumlah banyak air dan cairan lain.
  • Ketika Anda merasa perlu pergi ke kamar mandi, pergi ke kamar mandi. Jangan ditahan.
  • Ambil obat pencahar. Ini adalah obat-obatan yang membantu membuat buang air besar lebih mudah keluar. Beberapa adalah pil yang Anda telan. Lainnya masuk melalui rektum. Ini disebut "supositoria."

Jika tidak berhenti atau mengalami rasa sakit yang tidak tertahankan segera temui dokter Anda.

 

Adakah tes yang harus saya lakukan?

Dokter Anda akan memutuskan tes mana yang harus Anda berdasarkan usia, gejala lain, dan situasi individu. Ada banyak tes, tetapi Anda mungkin tidak memerlukannya.

Berikut ini adalah tes yang paling umum digunakan dokter untuk menemukan penyebab sembelit:

  • Pemeriksaan dubur - Dokter Anda akan melihat bagian luar anus Anda. Ia juga akan menggunakan jari untuk merasakan bagian dalam lubang.
  • Sigmoidoskopi atau kolonoskopi - Untuk tes ini, dokter memasukkan tabung tipis ke dalam anus Anda. Kemudian, dia memajukan tabung ke usus besar Anda. Usus besar juga disebut usus besar. Tabung itu memiliki kamera yang melekat padanya, sehingga dokter dapat melihat ke dalam usus Anda. Selama tes ini, dokter juga dapat mengambil sampel jaringan untuk dilihat di bawah mikroskop.
  • Sinar-X atau MRI - Ini menciptakan gambar bagian dalam tubuh Anda.
  • Studi Manometry - Manometry memungkinkan dokter untuk mengukur tekanan di dalam rektum di berbagai titik. Ini dapat membantu dokter mengetahui apakah otot-otot yang mengontrol pergerakan usus bekerja dengan benar. Tes juga menunjukkan apakah rektum seseorang dapat dirasakan secara normal.

 

RS.MMC memiliki Digestive Centre (Pusat Layanan Unggulan Saluran Penceraan) dengan dokter spesialis yang dapat dilihat jadwal dokternya di link metrohealthmmc.com.