Vaksinasi Gotong Royong bersama RS Metropolitan Medical Centre

22 Juni 2021 - 14:25 WIB

Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, RS Metropolitan Medical Centre menjadi fasilitas layanan kesehatan untuk pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong (VGR). Program vaksinasi ini bekerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri dan PT. Bio Farma.

Apa itu Vaksinasi Gotong Royong?

Menurut Permenkes Nomor 18 tahun 2021 Vaksinasi Gotong Royong adalah pelaksanaan Vaksinasi kepada karyawan/karyawati, keluarga dan individu lain terkait dalam keluarga yang pendanaannya dibebankan pada badan hukum atau badan usaha.

Bagaimana mana jika perusahaan ingin mendaftar Vaksinasi Gotong Royong di RS MMC?

  • Perusahaan terlebih dahulu mendaftarkan diri ke Kamar Dagang dan Industri Indonesia (vaksin.kadin.id) dan PT.BioFarma.
  • Setelah mendaftar program vaksinasi ke Kadin dan Biofarma, perusahaan menunjuk RS Metropolitan Medical Centre sebagai mitra untuk melakukan vaksinasi.
  • Saat vaksin sudah tersedia, RS Metropolitan Medical Centre memberikan vaksin ke karyawan perusahaan dengan jadwal yang sudah disepakati.

Apa syarat penerimaan Vaksinasi Gotong Royong?

  • Semua karyawan/ karyawati maupun keluarga yang terdaftar dalam perusahaan,
  • Warga negara Indonesia,
  • Warga negara asing yang harusmemilikinomorregister, izintinggal, KartuIzinTinggalSementara(KITAS)/KartuIzin TinggalTetap(KITAP),dannomorpaspor, serta
  • Berusia 18 tahun ke atas.

Apa syarat dan ketentuan peserta yang ingin melakukan Vaksinasi Gotong Royong?

  • Jika pernah terinfeksi COVID-19 dan sudah sembuh lebih dari tiga bulan sudah bisa mendapat vaksinasi.
  • Salah satu syarat vaksinasi COVID-19 yang paling penting adalah berusia di atas 18 tahun hingga lansia.
  • Bagi ibu hamil, vaksinasi COVID-19 masih harus ditunda. Jika ingin melakukan perencanaan kehamilan, bisa mulai dilakukan pasca mendapat suntikan kedua COVID-19.
  • Sebelum dilakukan vaksinasi, sasaran akan dilakukan skrining terhadap Riwayat Kesehatan dan pemeriksaan fisik sederhana (suhu tubuh dan tekanan darah). Dapat diberikan vaksinasi apabila suhu tubuh <= 37,5 C dan tekanan darah harus berada di bawah 180/110 mmHg.
  • Untuk ibu menyusui, vaksinasi COVID-19 sudah bisa dilakukan.
  • Untuk para pengidap penyakit kronik, seperti PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), asma, penyakit gangguan ginjal, penyakit jantung, penyakit hati yang sedang dalam kondisi akut atau belum terkendali disarankan untuk menundanya. Tetapi, mereka masih bisa menerimanya dengan beberapa syarat vaksinasi COVID-19 sebagai berikut:
  1. Jika sudah berada dalam kondisi yang terkendali, diharapkan untuk membawa surat keterangan layak untuk mendapat vaksinasi dari dokter yang merawatnya.
  2. Untuk penderita TBC yang sudah menjalankan pengobatan lebih dari dua minggu, sudah bisa divaksin.
  3. Pada vaksinasi pertama, untuk orang-orang yang memiliki riwayat alergi berat, seperti sesak napas, bengkak, kemerahan di seluruh badan, maupun reaksi berat lainnya karena vaksin, vaksinasi harus diberikan di rumah sakit.
  4. Tetapi, jika alergi tersebut didapatkan pasca vaksinasi pertama, tidak akan diberikan lagi vaksinasi kedua.

Seberapa efektif dan ampuh vaksin Covid-19?

Vaksin yang tersedia terbukti aman dan meningkatkan kekebalan terhadap Covid-19. Namun, peserta yang telah divaksin harus tetap melakukan protocol kesehatan 6M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi, meniadakan makan dan minum bersama).

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami 0812 9864 1323 (Ruth)