Waspada dan Hindari Infeksi Selama Masa Kehamilan

04 September 2020 - 10:45 WIB

Mengapa ibu hamil harus menghindari infeksi?
Ibu hamil harus waspada dan berusaha menghindari terkena infeksi karena alasan berikut:

  • Infeksi tertentu dapat berdampak lebih buruk terhadap wanita hamil daripada orang yang tidak hamil
  • Dapat ditularkan dari si ibu ke bayinya yang belum lahir
  • Dapat menyebabkan masalah bagi bayi setelah kelahirannya


Bagaimana seorang ibu hamil dapat terkena infeksi?
Ibu hamil bisa terpapar infeksi dari berbagai sumber, sama seperti orang lain. Misalnya dapat terpapar dari infeksi orang lain, hewan, nyamuk, dan makanan tertentu.


Infeksi apa saja yang dapat menyebabkan masalah bagi ibu dan bayinya?
Berbagai jenis infeksi dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi ibu dan bayinya. Masih banyak infeksi lainnya, namun berikut beberapa jenis infeksi ini yang
harus lebih diwaspadai:

  • Parvovirus, juga disebut “penyakit kelima”. Parvovirus menyebar dari orang ke orang. Ini dapat menyebabkan ruam pada wajah, dada, punggung, lengan, dan kaki. Ini juga dapat menyebabkan nyeri sendi dan nyeri tubuh. Jika Anda berada di sekitar seseorang yang memiliki parvovirus, beritahu dokter Anda. Dia mungkin melakukan tes darah untuk memeriksa infeksi.
  • Virus Zika. Orang bisa tertular penyakit Zika dari gigitan nyamuk di beberapa bagian dunia. Penyakit ini juga bisa ditularkan melalui hubungan seks tanpa kondom dengan seseorang yang memiliki virus. Kebanyakan orang dengan Zika tidak memiliki gejala, atau hanya gejala ringan. Gejala dapat termasuk demam, ruam, nyeri sendi, dan sakit kepala. Jika Anda hamil dan baru-baru ini berada di salah satu area rawan Zika segera beritahu dokter Anda. Juga beritahu mereka jika Anda melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan siapa pun yang memiliki (atau kemungkinan) memiliki virus Zika.
  • Listeria. Listeria dapat menyebabkan demam, kedinginan, dan sakit punggung. Orang bisa mendapatkannya dari makan makanan mentah
    tertentu. Karena itu, sebagian besar dokter menyarankan agar wanita hamil menghindari makanan tertentu, seperti susu mentah, keju lunak,
    dan daging deli. Tanyakan kepada dokter makanan apa yang harus dihindari.
  • Sitomegalovirus, juga disebut “CMV”. CMV dapat disebarkan melalui hubungan seks dan melalui air liur, urin, dan cairan tubuh lainnya. Ini dapat
    menyebabkan demam, sakit tenggorokan, atau sakit tubuh. Beritahu dokter Anda jika Anda memiliki gejala-gejala ini. Ia mungkin melakukan tes darah untuk memeriksa CMV.
  • Toxoplasmosis. Orang bisa mendapatkan toksoplasmosis dari makan daging mentah atau dengan menyentuh kotoran kucing saat membersihkan
    kotak kotoran kucing. Toksoplasmosis biasanya tidak menimbulkan gejala pada orang dewasa.

 

Apa yang harus saya ketahui tentang vaksin dan kehamilan?
Vaksin dapat mencegah infeksi serius atau mematikan. Beberapa vaksin aman didapat selama kehamilan.
Semua wanita hamil harus mendapatkan vaksin untuk mencegah:

  • Influenza (flu).
  • Tetanus, difteri, dan pertussis.

 

Apa yang bisa saya lakukan untuk menghindari infeksi?
Anda dapat mengurangi kemungkinan terkena infeksi dengan berbagai cara. Kamu bisa:

  • Sering-seringlah mencuci tangan, terutama setelah menyiapkan makanan. Juga, cuci tangan Anda setelah menggunakan kamar mandi, mengganti popok, berkebun, atau menyentuh sampah atau binatang. (Periksa Artikel Cara Mencuci Tangan RS MMC).
  • Hindari berbagi makanan, minuman, atau peralatan makan dengan orang lain.
  • Perhatikan keamanan makanan dan ikuti tips membeli, menyimpan, dan memasak makanan yang baik.
  • Hindari gigitan nyamuk dengan menggunakan semprotan serangga, mengenakan celana panjang dan kemeja lengan panjang, dan tetap berada di dalam ruangan saat senja.
  • Gunakan kondom saat berhubungan seks, jika ada kemungkinan bahwa pasangan seks Anda memiliki infeksi yang dapat ditularkan selama berhubungan seks.
  • Hindari bepergian ke negara-negara di mana Anda dapat mengalami infeksi serius.
  • Hindari menyentuh tikus atau sejenisnya.
  • Hindari membersihkan kotoran kucing - Jika Anda perlu membersihkan kotak kotoran kucing, gunakan sarung tangan dan cuci tangan sesudahnya.
  • Pastikan anggota keluarga Anda mendapatkan informasi terbaru tentang vaksin sehingga mereka tetap sehat juga.

 

Bagaimana infeksi dalam kehamilan dirawat?
Pengobatan tergantung pada:

  • Jenis infeksi
  • Peluang infeksi yang akan membahayakan ibu
  • Peluang infeksi yang akan membahayakan bayi yang belum lahir

Jika Anda memiliki infeksi, konsultasikan dengan dokter Anda tentang perawatan yang tepat untuk Anda.

 

Sumber: UpToDate.com. The Asian Parent.