Waspada Penyakit Parkinson Menyerang Otak

07 Oktober 2020 - 09:00 WIB

Apa itu Penyakit Parkinson?

Penyakit Parkinson adalah kelainan otak yang mempengaruhi gerakan. Ini bisa menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu dan dapat memengaruhi fungsi otak lainnya, seperti proses otak mempelajari sesuatu dan memori.

 

Bagaimana gejala Penyakit Parkinson?

Pada awalnya, penyakit Parkinson seringkali hanya menimbulkan gejala yang ringan. Semakin parah, gejalanya dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk bekerja atau melakukan aktivitas sehari-hari. Ketika menjadi lebih parah, penderita terkadang membutuhkan bantuan orang lain untuk merawat diri mereka sendiri.

Penyakit Parkinson bisa membuat orang:

  • Bergetar (biasa disebut "tremor")
  • Pergerakan lambat
  • Menjadi kaku
  • Kehilangan keseimbangan atau kesulitan berjalan

Penyakit Parkinson juga bisa membuat beberapa orang:

  • Kehilangan kemampuan untuk berpikir jernih
  • Terkadang melihat hal-hal yang sebenarnya tidak ada atau disebut juga dengan "halusinasi"
  • Merasa tertekan, cemas, atau kurang tertarik pada kehidupan sehari-hari
  • Memiliki masalah dengan tidur, seperti insomnia (sulit tidur) dan mengantuk di siang hari
  • Merasa lelah
  • Kehilangan kemampuan untuk mencium

Penyakit ini bahkan bisa menimbulkan masalah seperti sembelit, berkeringat, susah buang air kecil, susah menelan, dan masalah seksual. Beberapa orang dengan penyakit Parkinson mengalami sesuatu yang disebut "hipotensi ortostatik." Ini adalah istilah medis untuk penurunan tekanan darah secara tiba-tiba yang terjadi saat seseorang berdiri. Penurunan tekanan darah ini bisa membuat orang tersebut merasa pusing, atau bahkan pingsan.

 

Apakah ada tes untuk penyakit Parkinson?

Tidak ada tes khusus, namun dokter biasanya dapat mengetahui apakah seseorang menderita penyakit Parkinson berdasarkan gejalanya. Terkadang dokter menggunakan tes untuk memastikan bahwa gejala tersebut tidak disebabkan oleh hal lain.

 

Bagaimana cara mengobati penyakit Parkinson?

Ada beberapa obat yang dapat memperbaiki gejala penyakit Parkinson. Para peneliti juga mempelajari obat-obatan yang dapat membantu mencegah penyakit Parkinson semakin parah. Namun untuk saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan penyakit tersebut.

Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati gejala penyakit Parkinson terkadang dapat menyebabkan efek samping yang serius. Untuk alasan ini, orang sering mulai meminumnya hanya setelah gejala mereka mulai benar-benar mengganggu mereka.

Jika Anda berpikir tentang pengobatan, tanyakan kepada dokter Anda untuk membantu Anda memahami risiko dan manfaat obat yang mungkin Anda minum. Berikut adalah beberapa pertanyaan untuk ditanyakan kepada dokter Anda yang mungkin membantu Anda memutuskan apa yang harus dilakukan tentang pengobatan:

  • Obat apa yang Anda sarankan untuk saya konsumsi?
  • Apa efek sampingnya?
  • Seberapa besar kemungkinan gejala saya membaik dengan setiap obat?
  • Apa yang terjadi jika saya tidak minum obat?

Orang dengan penyakit Parkinson yang tidak membaik dengan pengobatan lain terkadang bisa mendapatkan pengobatan yang disebut "stimulasi otak dalam" (disebut juga "DBS"). Orang yang dengan DBS harus terlebih dahulu menjalani operasi untuk memasang kabel ke bagian otak yang membantu mengontrol pergerakan otot. Kabel dipasang ke perangkat yang ditanamkan di bawah kulit, biasanya di dekat tulang selangka. Ini mengirimkan sinyal listrik ke otak untuk mengurangi gerakan abnormal.

 

Apakah ada yang bisa saya lakukan untuk merasa lebih baik?

Anda bisa:

  • Berolahraga atau lakukan terapi fisik, agar tubuh Anda tidak terlalu terpengaruh oleh kekakuan dan gejala lainnya.
  • Bergabunglah dengan kelompok atau komunitas yang dapat memberikan dukungan sosial, di mana Anda dapat berbicara dengan orang lain yang memahami situasi Anda.
  • Jadikan rumah Anda lebih aman, sehingga Anda tidak mudah jatuh. Misalnya, singkirkan permadani yang longgar dan barang-barang yang berantakan, dan pastikan semua kabel listrik teratur dengan rapi.
  • Jika Anda masih mengemudi, lakukan beberapa test untuk memastikan keamanan Anda tetap mengemudi.
  • Pelajari tentang penyakit Parkinson dan pengobatannya. Dengan begitu Anda dapat terlibat secara aktif dalam perawatan Anda.

 

 

Sumber: Uptodate